Jangan Terlalu Sibuk Mikirin Jodoh Dulu
---Me and my universe---
Iya kalau kita berjodoh dengan hambanya Allah, kalau kita berjodoh dengan kematian bagaimana? sudah siap?
Untuk sekarang yakin saja bahwa yang baik untuk yang terbaik, percaya pada takdir tuhan dan jangan sampai berbuat hal yang dilarang oleh agama.
JODOH?
Jodoh dengan manusia atau kematian?
Assalamu'alaikum wr wb
Mau curhat dikit tentang keluh kesah anak-anak muda zaman sekarang yang suka mikirin jodohnya yang belum datang, banyak diantara mereka melihat teman-teman seusianya yang kini sudah menggandeng pasangannya masing-masing dalam artian (pacar), iya pasangan yang mereka ikat dalam hubungan yang belum halal, tapi kita jangan bicara tentang pacar dulu deh.
Aku sendiri bahkan kamu juga sering berfikir tentang jodoh kan? hmm.... lebih tepatnya kita adalah remaja yang di uji tentang cinta, bagaimana cinta itu harus dilabuhkan dalam tempat dan waktu yang tepat dan sekarang kita masih berada dalam tahapan ujian cinta yang paling sederhana, bagaimana kita melewatinya nanti atau justru kita tergoda dan malah menjalin ikatan yang belum halal naudzubillah.....
padahal hidup kita itu tidak melulu tentang jodoh bahkan ada yang bilang kalau nggak punya pacar nggak ada tempat curhat, ya allah allahu akbar lindungilah hamba-hamba mu dari dosa perzinaan maaf kan mereka termasuk saya yang terkadang lalai dan melupakan engkau, padahal tempat paling nyaman menceritakan keluh kesah itu hanya kepada engkau bukan kepada makhluk ciptaanmu, astagfirullah....
Sekarang lupakan sejenak semua hal tentang jodoh kita entah dia sedang apa dan dimana tapi berfikirlah hal yang paling dekat terlebih dahulu ada yang setiap hari mengunjungimu lebih dari 70x sehari yaitu malaikat izrail yang setiap saat bisa menjemputmu dan membawa berita buruk kepada orang-orang yang menyayangimu yaitu kematianmu, saudaraku seiman sekarang berfikirlah bagaimana jika kita berjodoh dengan kematian bukan berjodoh dengan makhluk allah?, apakah nantinya kita tidak menyesal jika selalu memikirkan jodoh namun lupa memperbaiki diri untuk menyiapkan bekal di akhirat, semoga allah selalu melindungi kita dari zina.
Maka dari itu saudaraku berhentilah menyebut nama ikhwan/akhwat dalam doa mu karena seberapa sering namanya kau sebut dalam doa mu jika dia bukan orang yang bersanding dengan namamu di Lauhul Mahfudz maka dia tidak akan mungkin bisa bersatu dengan mu, mulai hari ini sibukkan dirimu untuk berhijrah dan percayalah dengan takdir allah karena hanya kepadanya kita kembali dan hanya ia yang tau alur kehidupan kita kedepannya apakah nantinya kita akan berjodoh dengan ciptaannya atau justru kita akan berhodoh dengan takdirnya yaitu kematian, wallahu a'lam bishawab.
"Apa yang akan menjadi milikmu, akan menemukanmu"
- Ali bin Abi Thalib
Linda Puspita Sari


Komentar
Posting Komentar